Karena si Buaya merasa kesepian, maka mulai hari ini si pawang Buaya akhirnya resmi mengadopsi Cicak demi hewan sayangannya itu. Mudah-mudahan saja si Buaya dan si Cicak bisa akur
Buaya Dapet Temen Baru, Cicak!
Menjalankan Ultrasurf di Linux
Setelah beberapa hari ngiler liat temen-temen di kampus bisa internetan kenceng pake Ultrasurf, akhirnya malam ini bisa juga merasakannya berjalan di atas mesin Debian saya. Si Ultrasurf ini cuma ada yang for Windows, dengan ekstensi .exe. Nah, kalo udah gini, saatnya ngeluarin senjata andalan. Wine
Selain wine, kita juga membutuhkan dua file .dll Windows yakni mfc42.dll dan msvcp60.dll. Awalnya kedua file tersebut saya donlot dari situs www.dll-files.com. Tapi sepertinya file yang saya donlot tersebut error. Akhirnya nyolong dari komputer windows sebelah
Kopikan file mfc42.dll ke direktori ~/.wine/drive_c/windows/system/ dan file msvcp60.dll ke direktori ~/.wine/drive_c/windows/system32/
Donlot ultrasurf di sini.
Untuk menjalankannya, tinggal buka terminal:
$ wine u95.exe
Pada browser, gantilah setting proxy dengan localhost dan port 9666. Happy Ultraslrup….!
Update:
- File mfc42.dll dan msvcp60.dll bisa didonlot di sini.
Plurkicons, Pidgin Smileys Theme Ga Penting Dari Seorang Plurker Yang Juga Ga Penting

dance
Berawal dari tret ngimpi yang satu ini, ditambah komporan dari orang yang satu ini yang katanya baru bikin direktori tempat-tempat ga penting se-Indonesia (ga nyambung sih, niatnya cuma backlink doank
), maka lahirlah buah hasil keisengan ga penting saya sambil duduk manis nunggu sahur. Anda pengguna Pidgin? Anda seorang plurker maniak yang suka nge-(dance)? Woot! Ini tepat sekali buat Anda. Smileys themes pidgin yang menggunakan emoticon-emoticon (idiot) yang ada di plurk. File bisa diunduh di sini. Selamat mencoba. Salam (doh)!
*Terima kasih buat Solve With IT atas gambar-gambar yang ada di bawah form commentnya
Nih skrinsutnya:
![]()
$ man woman
Posted in GNU/Linux, Pembikin Pusing, Wara-wiri
Firefox 3.5.1 Rilis
Koloring eh, Coloring Your Terminal
Pagi ini saya install ulang Ubuntu Jaunty di MacBook eh, Acer Aspire 4520 saya
. Username pake yang lama dengan partisi /home terpisah dari partisi root. Waktu login pertama kali setelah install, loginnya ke recovery mode, trus seluruh file dan folder yang hidden saya hapus.
# sudo rm -r .*
Nah, entah kenapa ketika masuk ke mode grafis, waktu buka terminal, ga seperti biasa, terminalnya tidak berwarna. Itu lho, kalo kita nge ‘ls’ daftar filenya ada warna-warnanya. Setelah guling-guling, nemu caranya. Eh, ternyata gampang sekali. Tinggal edit file ~/.bashrc, ato kalo belum ada, bikin.
bakabon@cutecube:~$ nano .bashrc
Isi dengan:
if [ "$TERM" != "dumb" ]; then
eval “`dircolors -b`”
alias ls=’ls –color=auto’
fi
Wes, gitu thok. Aduh, cupunya diriku
*ditulis sambil ndenger mbah soerip. ha… ha… ha….*







