Urinoir Dengan Sekat

Posted on Updated on

Urinoir. Awalnya saya agak kesulitan mengingat istilah ini. Setelah mencari-cari di mesin pencari Google dengan beberapa kata kunci seperti “tempat kencing pria”, “tempat kencing”, akhirnya ketemu juga di tulisan tentang Toilet di Wikipedia.

Pagi ini saya menghadiri acara yang diadakan oleh teman-teman komunitas Ayo Belajar Linux di BLC Tekom Margoyoso, Surabaya. Materi yang disampaikan membahas sebuah distribusi Linux portabel, Porteus. Tapi dalam tulisan ini saya tidak akan membahas tentang acara tersebut. Yang menarik perhatian saya adalah dari tiga urinoir yang ada di toilet pria BLC Telkom (hmm, saya tidak menemukan toilet wanita di sebelahnya), ada satu urinoir yang berbeda, dia memiliki sebuah sekat plastik transparan di bagian depan. Karena waktu itu saya tidak terpikir untuk mengambil gambar, maka gambarnya saya ambilkan dari blog Pak Rahmat Samik Ibrahim saja. Bentuknya tidak jauh berbeda dengan gambar berikut.

Sebenarnya saya bukan orang yang terlalu suka menggunakan urinoir sebagai tempat buang air kecil. Saya lebih suka menggunakan closet tempat orang buang air besar itu, kecuali kalau terpaksa sudah kebelet dan tidak ada closet yang kosong. Selain privasi lebih terjaga, untuk urusan bilas membilas juga lebih terjamin karena ada beberapa model urinoir yang tidak dilengkapi dengan pancuran air kecil. Dan yang paling penting buat saya, entah mengapa saya merasa kalau buang air kecil di urinoir, celana ini sangat berpotensi kecipratan air kencing. Dan bahayanya, tidak terasa kalau kecipratan. Sebagai seorang muslim, saya juga khawatir akan hal ini karena air kencing dapat menyebabkan siksa kubur!

Tetapi dengan adanya sekat plastik di urinoir tersebut, sedikit tidak bisa mengurangi perasaan was-was akan kecipratan air kencing ketika buang air kecil. Sekat plastik yang lumayan menutup dapat menghalangi cipratan air kencing untuk sampai ke celana kita. Harapan saya semoga semakin banyak toilet umum yang menggunakan urinoir dengan sekat plastik seperti yang ada di BLC Telkom itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s